Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
NENEK 80 TAHUN DIPERKOSA PEMUDA
2/20/2009
LEBAK (Pos Kota) – Joni,20, Pemuda warga Kampung Pasirad, Desa Bangar Sari, Kecamatan Warung Gunung, Lebak, Banten, nampaknya mengidap penyakit katarak akut.
Pasalnya, dia tidak bisa membedakan antara wanita ABG dan wanita renta. Bayangkan Badriah, nenek berusia 80 tahun tetangganya diperkosa sampai termehek-mehek di bawah pohon bambu.
Warga yang memergoki menghakimi tersangka hingga babak belur. Joni lalu diarak ke Polsek Warung Gunung untuk diproses hukum.
Peristiwa terjadi Senin (2/2) dinihari saat Badriah yang hidup menyendiri lagi enak tidur di rumahnya digedor Joni. Badriah kaget langsung membukakan pintu, karena dikira salah seorang cucunya.
Ketika pintu dibuka, ternyata yang muncul Joni, tetangganya sambil menenteng sebilah golok. “Saya salah naon...saya salah naon,” teriak korban dalam bahasa Sunda.
Joni langsung membekap korban dengan menggunakan karung yang ditemukan di samping ranjang korban.
Saat dibekap, korban meronta menyalamatkan diri. Saat meronta itulah, kain yang dikenakan korban terlepas sehingga celana dalam korban terlihat.
DIPANGGUL
Korban lalu dipanggul keluar rumah melalui pintu dapur. Korban yang tak berdaya kemudian direbahkan di bawah pohon bambu lalu diperkosa. Joni juga melucuti anting emas yang dikenakan korban.
Beruntung pada pagi harinya ada warga yang datang, dan melihat sang nenek dalam keadaan sock.
Kepada warga, korban menceritakan kalau dirinya telah diperkosa dan diambil semua perhiasannya oleh Joni.
Warga marah lalu menangkap Joni. Joni pun dihajar hingga bonyok. setelah itu diarak ke Polsek Warung Gunung.
Kapolsek Warung Gunung, AKP Supandriatna membenarkan adanya kejadian itu.
(haryono/ds/g)
----------Duhhh..Nenek2 cuy, dah perhiasannya juga di embat, 'barangnya' juga di embat,
sabar ya nek sing tawakal... :z
Pasalnya, dia tidak bisa membedakan antara wanita ABG dan wanita renta. Bayangkan Badriah, nenek berusia 80 tahun tetangganya diperkosa sampai termehek-mehek di bawah pohon bambu.
Warga yang memergoki menghakimi tersangka hingga babak belur. Joni lalu diarak ke Polsek Warung Gunung untuk diproses hukum.
Peristiwa terjadi Senin (2/2) dinihari saat Badriah yang hidup menyendiri lagi enak tidur di rumahnya digedor Joni. Badriah kaget langsung membukakan pintu, karena dikira salah seorang cucunya.
Ketika pintu dibuka, ternyata yang muncul Joni, tetangganya sambil menenteng sebilah golok. “Saya salah naon...saya salah naon,” teriak korban dalam bahasa Sunda.
Joni langsung membekap korban dengan menggunakan karung yang ditemukan di samping ranjang korban.
Saat dibekap, korban meronta menyalamatkan diri. Saat meronta itulah, kain yang dikenakan korban terlepas sehingga celana dalam korban terlihat.
DIPANGGUL
Korban lalu dipanggul keluar rumah melalui pintu dapur. Korban yang tak berdaya kemudian direbahkan di bawah pohon bambu lalu diperkosa. Joni juga melucuti anting emas yang dikenakan korban.
Beruntung pada pagi harinya ada warga yang datang, dan melihat sang nenek dalam keadaan sock.
Kepada warga, korban menceritakan kalau dirinya telah diperkosa dan diambil semua perhiasannya oleh Joni.
Warga marah lalu menangkap Joni. Joni pun dihajar hingga bonyok. setelah itu diarak ke Polsek Warung Gunung.
Kapolsek Warung Gunung, AKP Supandriatna membenarkan adanya kejadian itu.
(haryono/ds/g)
----------Duhhh..Nenek2 cuy, dah perhiasannya juga di embat, 'barangnya' juga di embat,
sabar ya nek sing tawakal... :z
